Jenis dan Manfaat dari Probiotik

Tags: jenis probiotik, manfaat probiotik, yogurt, susu fermentasi, Lactobacillus casei, asam laktat

Jenis dan Manfaat dari Probiotik


Konsep probiotik sudah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Seorang Ilmiawan Rusia bernama Ilya Metchnikoff berhasil membuktikannya secara ilmiah pada awal abad ke-19. Metchnikoff mendapatkan, bahwa bangsa Bulgaria yang mempunyai kebiasaan mengonsumsi yogurt (susu fermentasi) tetap sehat walaupun usia sudah lanjut.

Susu fermentasi diketahui mengandung bakteri asam laktat (Lactobacillus Bulgaricus Sp) yang mampu meningkatkan kerja enzim galaktosidase yang memudahkan pencernaan laktosa dalam usus.

Probiotik berarti makanan atau minuman yang berisi mikroorganisme-mikroorganisme yang diharapkan begitu masuk dalam tubuh akan dapat berguna dan meningkatkan kesehatan tubuh. Makanan probiotik bisa berbentuk yogurt, keju, mentega, sari buah dan susu formula yang difortifikasi dengan bakteri asam laktat. Manfaat probiotik dapat dicapai bila probiotik melekat pada sel mukosa usus. Probiotik dari makanan belum banyak dibuktikan bisa melekat di mukosa usus. Karenanya untuk memperoleh manfaat dari makanan probiotik, orang harus mengonsumsinya terus-menerus.

Usus besar yang sehat harus mengandung bakteri probiotik minimal 85% untuk mencegah kolonisasi mikroba buruk seperti E. coli dan salmonella yang menyebabkan tifus, diare, mual, sembelit, kembung, penyerapan makanan buruk dan masalah kesehatan lainnya. Salmonella Serovarian Typhi ada penyebab utama penyakit tifus.

Spesies Probiotik

Sebagai bakteri, probiotik dikategorikan oleh para ilmuwan dalam genus, spesies dan strain. Sebagai contoh, bakteri probiotik Lactobacillus Casei Shirota berasal dari genus Lactobacillus, termasuk spesies Casei dan memiliki strain Shirota. Kebanyakan produk probiotik mengandung bakteri dari genus Lactobacillus atau Bifidobacterium, meskipun ada juga dari genus lain, seperti Escherichia, Enterococcus, Bacillus dan Saccharomyces. Berikut adalah beberapa spesies probiotik dan manfaatnya:

  • Bifidobacterium bifidum adalah organisme probiotik sangat penting yang ditemukan dalam jumlah besar di usus dan mukosa vagina. Bifidobacterium bifidum mencegah perkembangbiakan E. coli, salmonella dan clostridium. Bakteri ini juga memproduksi asam laktat dan asam asetat yang menurunkan pH usus dan mencegah pertumbuhan bakteri jahat. Penelitian lain pada Bifidobacterium menunjukkan bahwa organisme ini juga merangsang penyerapan mineral seperti besi, kalsium, magnesium, dan seng.
  • Bifidobacterium longum merupakan bakteri probiotik dalam usus besar. Penelitian menunjukkan bahwa bakteri ini berkontribusi meningkatkan nilai gizi makanan dengan memproduksi vitamin melalui sintesis enzim pencernaan seperti fosfatase kasein atau lisozim. Bifidobacterium longum juga berpartisipasi dalam pencernaan usus.
  • Bifidobacterium breve memungkinkan berfungsinya sistem pencernaan, membantu menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya dan merangsang sistem kekebalan tubuh. Bifidobacterium breve juga berperan penting dalam sintesis vitamin D dan K.
  • Bifidobacterium lactis dikenal menjaga keseimbangan mikroflora usus, mendorong penyerapan nutrisi, merangsang sistem kekebalan tubuh dan mendetoksifikasi usus, darah dan hati.
  • Lactobacillus acidophilus membantu pencernaan laktosa susu, merangsang respon kekebalan tubuh terhadap mikroorganisme yang tidak diinginkan dan membantu mengendalikan kadar kolesterol darah. Banyak publikasi yang menunjukkan bahwa Lactobacillus acidophilusmenghasilkan zat seperti lactocidine atau acidophiline yang meningkatkan stamina dan kekebalan.
  • Lactobacillus casei merupakan bakteri probiotik yang telah lama digunakan dalam susu fermentasi seperti pada produk Yakult, Jepang. Lactobacillus casei membantu membatasi pertumbuhan bakteri jahat dalam usus.
  • Lactobacillus plantarum menghasilkan asam laktat di saluran pencernaan. Penelitian menunjukkan bahwa Lactobacillus plantarum membantu mengurangi perut kembung. Spesies probiotik ini juga membantu penyerapan vitamin dan antioksidan serta menghilangkan komponen beracun dari makanan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa mempengaruhi jumlah kenaikan dan penurunan jumlah probiotik.

1.Meminum air PAM yang mengandung klorin dan natrium klorida.

2.Mengkonsumi makanan basi/terkontaminasi.

3.Meminum obat antibiotik, pil KB, dan banyak obat lainnya.

4.konsumsi makanan yang tidak sehat.

Sebaliknya, mengkonsumsi makanan sumber probiotik seperti tempe, bawang putih, pisang, susu fermentasi, dan lainnya dapat meningkatkan jumlah bakteri bersahabat.


Pentingnya L.casei Shirota strain

Dr. Minoru Shirota dari Kyoto University Jepang, pada tahun 1930 meneliti mengenai hubungan antara bakteri baik dan sistem pencernaan yang baik. Asam laktat yang lebih kuat pun ia produksi dengan harapan bisa membunuh bakteri buruk yang terdapat dalam usus. Penelitian Dr. Shirota membuahkan kesuksesan lewat bakteri yang ia temukan, yang dinamai L . casei Shirota strain. Selanjutnya bakteri ini dipakai untuk pembuatan Yakult.

Bakteri ini menguntungkan bagi sistem pencernaan manusia, tidak hanya membantu menekan pertumbuhan bakteri merugikan, tapi juga memacu agar bakteri baik bisa berkembang biak lebih banyak dalam usus manusia. Selain itu, L. casei Shirota strain menaikkan tingkat asam di usus sehingga bakteri baik pun mempunyai lingkungan yang lebih kondusif. Dengan kondisi usus seperti ini, maka kondisi tubuh manusia pun menjadi terjaga dari gangguan mikroba jahat yang tak menguntungkan. Asupan yang masuk ke dalam tubuh pun tersaring lebih optimal, sehingga tubuh hanya mendapatkan nutrisi yang memang dibutuhkan dan membuang toksin.

Dalam setiap botol mungil Yakult terdapat lebih dari 6,5 milyar bakteri L. casei Shirota strain hidup. Tak hanya membantu menekan pertumbuhan bakteri merugikan, bakteri ini juga membantu memperbaiki sistem pencernaan yang akan menjaga kondisi tubuh.

Jika Anda berpikir untuk melewatkan sedemikian banyak keuntungan yang ditawarkan oleh bakteri baik L. casei Shirota strain ini, ingatlah betapa banyaknya polutan dan radikal jahat yang menyerang tubuh setiap harinya. Dari mulai gaya hidup yang buruk (konsumsi junk food dan makanan yang tak terjaga kebersihannya, merokok, hingga udara yang tercemar). Konsumsi Yakult secara teratur setiap harinya tentu akan membantu usus bekerja lebih baik sehingga kondisi tubuh Anda terjaga.

Berikut ada beberapa fungsi dan manfaat probiotik dalam tubuh menurut Erika Isolauri MD D Med Sci , seorang dokter anak yang ahli dalam bidang pencernaan dan alergi dari Universitas Turku, Finlandia.


Mengontrol berat badan

Secara alami tubuh kita memiliki probiotik. Penelitian terbaru membuktikan bahwa asupan probiotik sejak dini mampu mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan hingga usia 4 tahun. Ini berarti, probiotik menyehatkan keseimbangan mikrobiota usus sejak dini sehingga dapat dijadikan cara untuk mengontrol berat badan yang berlebihan.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Probiotik adalah mikrobiota-baik yang memiliki peranan penting bagi sistem kekebalan tubuh. Kolonisasi bakteri pada awal kehidupan bayi berdampak pada daya tahan tubuhnya kelak. Sayangnya perubahan lingkungan yang serbahigienis saat ini mengurangi kontak dengan mikrobiota sekitar.

Menyehatkan usus

Probiotik telah diketahui berperan dalam normalisasi peningkatan permeabilitas usus, menyeimbangkan populasi bakteri-baik dalam usus, meningkatkan fungsi imun usus, dan meredakan respons inflamasi usus.

Meningkatkan kualitas ASI

Nutrisi selama kehamilan berperan saat pembentukan janin, juga berperan dalam komposisi air susu ibu (ASI). ASI juga mengandung bakteri-baik probiotik.

ASI yang mengandung probiotik dan prebiotik (oligosakarida) yang merupakan faktor pertumbuhan untuk probiotik, sehingga bayi yang diberi ASI memiliki kolonisasi Probiotik dan mikroemologi normal.

Probiotik juga dapat melawan alergi
yang rawan terjadi pada bayi dan balita, tidak hanya dengan mematangkan jaringan usus dan menyeimbangkan sitokin pro dan anti-inflamasi tetapi juga mengurangi kapasitas antigen.

Karena probiotik dibutuhkan untuk menunjang tingkat kesehatan ibu dan bayi, jumlah probiotik dalam tubuh bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung prebiotik (tempat hidup dan berkembang biaknya probiotik), seperti gandum, bawang merah, bawang putih, pisang, brokoli dan minuman yang mengandung probiotik. Selain itu juga dari susu ibu hamil dan menyusui yang mengandung probiotik.


Type somethings in the text box below to begin searching