Vaksin Influenza

Tags: Vaksin Influenza, Influenza

Vaksin Influenza

Usaha Untuk Mencegah Penyakit Flu



Ketika sistem kekebalan tubuh bersiap untuk musim flu selanjutnya, pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin influenza untuk membantu mengurangi risiko terkena flu Dan menyebarkannya kepada yang lain.

Influenza (flu) jangan dipandang sebelah Mata karena flu merupakan infeksi virus yang menyebabkan jutaan orang sakit setiap tahun Dan memiliki potensi untuk menyebabkan komplikasi yang serius terutama pada anak-anak Dan lanjut usia.

Perlindungan apa yang diberikan vaksin flu ?

Vaksinasi flu sekitar 70-90% efektif dalam mencegah sakit, tergantung dari lama Dan intensitas musim flu Dan kondisi kesehatan anda. Dalam beberapa kasus, orang yang mendapat vaksinasi flu masih dapat terkena flu tetapi mereka mendapat sedikit bentuk virulen yang menyebabkan sakit Dan yang paling penting mereka memiliki risiko yang tinggi terhadap komplikasi akibat flu (terutama radang paru-paru, serangan jantung, stroke, Dan kematian)dimana orang lanjut usia yang lebih mudah diserang.


Mengapa harus divaksinasi setiap tahun?

Anda memerlukan vaksinasi flu setiap tahun karena vaksin berubah dari tahun ke tahun. Vaksinasi flu yang anda dapatkan tahun kemarin tidak dirancang untuk melawan strain virus yang beredar musim ini atau selanjutnya.

Virus-virus influenza bermutasi sangat cepat sehingga mereka dapat membuat vaksin musim ini menjadi tidak efektif musim selanjutnya. Pertemuan Komite Penasehat Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention (CDC)) setiap awal tahun dilakukan untuk memperkirakan jenis strain virus influenza yang akan menjadi umum selama musim flu mendatang Dan produsen memproduksi vaksin berdasarkan rekomendasi tersebut.


Vaksin flu Ada berapa pilihan?

Vaksin flu memiliki dua bentuk sediaan:

  1. Injeksi. Injeksi flu mengandung vaksin yang berasal dari virus mati. Injeksi biasa diberikan pada lengan, injeksi ini tidak akan menyebabkan anda sakit flu tapi membuat tubuh anda mengembangkan antibodi yang dibutuhkan untuk mencegah virus influenza. Anda mungkin mendapat reaksi ringan akibat injeksi seperti rasa sakit pada tempat suntikan, nyeri otot ringan atau demam. Reaksi tersebut bertahan satu sampai dua Hari Dan lebih sering muncul pada anak-anak yang tidak pernah terpapar virus flu.

  2. Semprot hidung (nasal spray). Diberikan melalui hidung, vaksin semprot hidung (FluMist) mengandung dosis kecil virus flu hidup yang telah dilemahkan. Vaksin tidak menyebabkan flu tetapi mendorong respon kekebalan dalam hidung Dan saluran napas bagian atas kemudian di seluruh tubuh.

    Jika memungkinkan, dapatkan vaksin pada bulan Oktober-November sehingga tubuh anda memiliki waktu untuk mengembangkan antiibodi terhadap virus sebelum musim flu mencapai puncaknya. Bagaimanapun, CDC mengungkapkan bahwa vaksin flu dapat menyediakan perlindungan ketika diberikan pada bulan Desember atau Januari.

Apa perbedaan kedua bentuk vaksin ?

Kedua bentuk vaksin tersebut melindungi anda terhadap influenza. Namun, terdapat perbedaan yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih.


Injeksi Flu Semprotan Hidung

Diberikan melalui semprotan (spray) sehingga anda tidak disuntik. Mengandung virus mati, anda tidak bisa menularkannya ke orang lainMengandung virus hidup yang dilemahkan sehingga tidak akan membuat anda flu tapi dalam kasus yang jarang dapat menularkannya ke orang lain.Disetujui untuk digunakan pada usia 6 bulan Dan lebihDisetujui untuk orang sehat usia 5-49 tahunDapat digunakan pada orang dengan risiko tinggi komplikasi akibat flu termasuk wanita hamil, juga kondisi medis kronisDiberikan hanya pada orang sehat tidak hamil, bukan mereka dengan kondisi medis kronis, penekanan sistem kekebalan atau pada anak Dan remaja yang menerima terapi aspirinDapat disediakan oleh asuransi Tidak disediakan oleh asuransi


Siapa yang harus mendapatkan vaksin flu ?

Sebagian besar orang yang ingin mengurangi risiko influenza dapat mendapatkan injeksi vaksin flu. CDC merekomendasikan vaksin flu pada kondisi:
  • Hamil

  • Usia 50 tahun atau lebih

  • Memiliki kondisi medis kronis

  • Perawat anak atau pekerja pelayanan kesehatan atau hidup dengan atau merawat seseorang yang berisiko tinggi terkena komplikasi dari flu.

Siapa yang sebaiknya tidak mendapatkan vaksin flu ?

  • Memiliki reaksi alergi terhadap vaksin di masa lalu.

  • Alergi terhadap telur

  • Mengembangkan sindrom Guillain-Barre, suatu penyakit autoimunitas serius menyerang saraf di luar otak Dan urat saraf tulang belakang, dalam waktu 6 minggu setelah menerima vaksin di masa lampau. Orang yang pernah mengalami Guillain-Barre setelah vaksin flu memiliki risiko tinggi dibandingkan yang lain dalam mengembangkannya kembali.

  • Demam. Tunggu sampai gejala anda membaik sebelum divaksinasi.

Kenapa anak-anak membutuhkan 2 dosis vaksin flu ?

Anak-anak yang lebih muda dari 9 tahun membutuhkan 2 dosis vaksin flu jika mereka baru pertama kali divaksinasi influenza. Hal ini karena anak-anak tidak mengembangkan kadar antibodi yang cukup saat pertama kali mereka mendapatkan vaksin. Antibodi membantu melawan virus jika virus tersebut masuk ke dalam tubuh anak anda. Jika anak anda tidak bisa mendapatkan 2 dosis vaksin, satu dosis vaksin flu masih dapat memberikan perlindungan.


Apakah bermanfaat mendapatkan vaksinasi pada usia lebih dari 65 tahun ?

Jika anda berusia lebih dari 65 tahun, vaksin tidak memberikan perlindungan yang besar, sama untuk orang yang lebih muda karena orang lanjut usia memproduksi sedikit antibodi sebagai respon terhadap virus. Namun, vaksin tetap dapat memberikan perlindungan yang lebih karena vaksin flu dapat menurunkan risiko komplikasi akibat flu terutama radang paru-paru, serangan jantung, stroke Dan kematian.

 

Dapatkah vaksin flu melindungi manusia dari flu burung jika menjangkiti manusia ?

Injeksi vaksin flu tidak akan melindungi anda secara spesifik dari flu burung tetapi dapat menurunkan risiko infeksi simultan antara manusia dan virus flu burung. Hal ini penting karena infeksi simultan adalah cara utama virus menukar gen dan menciptakan strain baru yang berpotensi menyebabkan pandemik flu.


Bagaimana bila tetap sakit meskipun sudah mendapat vaksin flu ?

Vaksin flu efektif 70-90% dalam mencegah penyakit yang disebabkan oleh flu tergantung lama dan intensitas musim flu dan kesehatan umum anda. Vaksin flu memberikan kesempatan yang baik untuk mencegah flu tapi tidak bisa menjamin anda tidak sakit.

Vaksin flu melindungi anda terhadap 2 atau 3 virus influenza yang umum. Namun, vaksin flu tidak dapat melindungi anda dari infeksi virus bukan influenza sepereti virus penyebab pilek. Banyak orang yang salah mengira bahwa mereka tidak akan sakit sama sekali jika mereka mendapat vaksin flu. Tetapi anda akan terlindung dari virus umum dalam musim flu.

Learn more about Influenza from the book below, click the icon to see more detail.

Related article :


Type somethings in the text box below to begin searching